Pencarian

 

Data Pengunjung

Hari ini:24
Total:83,698
IP Anda:3.236.212.116
Unknown browser  

Agenda

September 2021
MiSnSeRbKmJmSb
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Danrem 041/Gamas Bersama Forkopimda Provinsi Bengkulu Melaksanakan Rapat Evaluasi Pemberlakuan PPKM Micro

21/07/2021 14:38

Bengkulu - Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Yanuar Adil bersama dengan Forkopimda Provinsi Bengkulu melaksanakan rapat evaluasi pemberlakuan PPKM micro di Provinsi Bengkulu, Bertempat di Balai Raya Semarak, Ratu Samban Kota Bengkulu, Rabu (21/7/2021)

 

Untuk diketahui kegiatan rapat evaluasi pemberlakuan PPKM micro dipimpin oleh Gubernur Bengkulu Dr.H.Rohidin Mersyah, M.Ma dilaksanakan dengan tatap muka dan virtual melalui Zoom Meeting yang diikuti seluruh Forkopimda Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.
Gubernur Bengkulu Dr.H.Rohidin Mersyah, M.Ma mengatakan sesuai dengan instruksi Mendagri penerapan PPKM harus dilaksanakan dan ditingkatkan. "Karena tidak akan mampu kita selesaikan permasalahan apabila tidak ada upaya pencegahan secara efektif pada tingkat RT, Desa, Kelurahan hingga Kota". ujarnya
Selanjutnya masalah vaksinasi menurutnya ini yang jadi persoalan karena animo masyarakat sangat tinggi tetapi stok vaksinya terbatas, sebagaimana bapak Presiden menyampaikan target kita secara Nasional dan Provinsi kita akan mulai bergerak pada bulan Agustus dan mudah-mudahan vaksinya datang, perinsipnya kalo sudah datang akan kita distribusikan. ungkapnya.
Sementara itu Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Yanuar Adil mengatakan pelaksanaan PPKM di Provinsi Bengkulu cenderung tidak maksimal terutama di tingkat desa dan kecamatan untuk itu libatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam kegiatan PPKM, buat rencana PPKM di desa masing-masing dan dikumpulkan camat secara berjenjang, dan adakan evaluasi setiap 3 hari pelaksanaan, sedangkan untuk TNI dan Polri diwilayah agar dapat membantu Backup kegiatan tersebut. jelasnya
Brigjen TNI Yanuar Adil juga menyampaikan selain PPKM micro pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat juga harus terus dimaksimalkan dan perioritaskan kebutuhan vaksin Booster untuk Nakes, selain itu juga perlu adanya vaksin keliling di wilayah-wilayah tertentu yang jauh dari tempat pelayanan kesehatan atau puskesmas.
Untuk itu Danrem menekankan agar 4 peran lebih dioptimalkan dimulai dari Kepala Desa dan Camat agar melakukan pemetaan wilayah terkait penyebaran kasus tingkat RT/RW, siapkan tempat isolasi terpusat, distribusi obat-obatan dan logistik untuk masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri dan isolasi terpusat, sedangkan untuk Puskesmas/Bidan Desa agar memonitor pertambahan kasus positif dan laksanakan tracing kontak erat, klasifikasi hasil tracing kontak erat, apakah tanpa gejala (OTG) yang dapat ditindak lanjuti dengan isolasi mandiri ataukah dengan gejala (ODG) yang harus dirujuk ke Rumah Sakit. sementara itu untuk Danramil, Kapolsek, Babinsa dan Babinkamtibmas ajak tomas, toga dan todat untuk membangun disiplin protokol kesehatan, bantu pelaksanaan tracing kontak erat, bantu pendataan kasus dan bantu penegakkan aturan yang telah ditetapkan, pungkas Danrem
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Bengkulu, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Kabinda Bengkulu, Kajati Bengkulu, Wawali Kota Bengkulu, Danlanal Bengkulu, Kadinkes Provinsi Bengkulu, Kalaksa BPBD, Kasad Pol PP Provinsi Bengkulu Kadinsos Provinsi Bengkulu, Kakesbangpol Provinsi Bengkulu, Kadikbud Provinsi Bengkulu, Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Ketua FKUB Provinsi Bengkulu, Ketua BMA Provinsi Bengkulu, Dandenkes 02.04.01 Bengkulu, Perwakilan Pasar Kota Bengkulu, dan GM Bencoloen Mall Bengkulu.

Untuk diketahui kegiatan rapat evaluasi pemberlakuan PPKM micro dipimpin oleh Gubernur Bengkulu Dr.H.Rohidin Mersyah, M.Ma dilaksanakan dengan tatap muka dan virtual melalui Zoom Meeting yang diikuti seluruh Forkopimda Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Dr.H.Rohidin Mersyah, M.Ma mengatakan sesuai dengan instruksi Mendagri penerapan PPKM harus dilaksanakan dan ditingkatkan. "Karena tidak akan mampu kita selesaikan permasalahan apabila tidak ada upaya pencegahan secara efektif pada tingkat RT, Desa, Kelurahan hingga Kota". ujarnya

Selanjutnya masalah vaksinasi menurutnya ini yang jadi persoalan karena animo masyarakat sangat tinggi tetapi stok vaksinya terbatas, sebagaimana bapak Presiden menyampaikan target kita secara Nasional dan Provinsi kita akan mulai bergerak pada bulan Agustus dan mudah-mudahan vaksinya datang, perinsipnya kalo sudah datang akan kita distribusikan. ungkapnya.

Sementara itu Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Yanuar Adil mengatakan pelaksanaan PPKM di Provinsi Bengkulu cenderung tidak maksimal terutama di tingkat desa dan kecamatan untuk itu libatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam kegiatan PPKM, buat rencana PPKM di desa masing-masing dan dikumpulkan camat secara berjenjang, dan adakan evaluasi setiap 3 hari pelaksanaan, sedangkan untuk TNI dan Polri diwilayah agar dapat membantu Backup kegiatan tersebut. jelasnya

Brigjen TNI Yanuar Adil juga menyampaikan selain PPKM micro pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat juga harus terus dimaksimalkan dan perioritaskan kebutuhan vaksin Booster untuk Nakes, selain itu juga perlu adanya vaksin keliling di wilayah-wilayah tertentu yang jauh dari tempat pelayanan kesehatan atau puskesmas.

Untuk itu Danrem menekankan agar 4 peran lebih dioptimalkan dimulai dari Kepala Desa dan Camat agar melakukan pemetaan wilayah terkait penyebaran kasus tingkat RT/RW, siapkan tempat isolasi terpusat, distribusi obat-obatan dan logistik untuk masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri dan isolasi terpusat, sedangkan untuk Puskesmas/Bidan Desa agar memonitor pertambahan kasus positif dan laksanakan tracing kontak erat, klasifikasi hasil tracing kontak erat, apakah tanpa gejala (OTG) yang dapat ditindak lanjuti dengan isolasi mandiri ataukah dengan gejala (ODG) yang harus dirujuk ke Rumah Sakit. sementara itu untuk Danramil, Kapolsek, Babinsa dan Babinkamtibmas ajak tomas, toga dan todat untuk membangun disiplin protokol kesehatan, bantu pelaksanaan tracing kontak erat, bantu pendataan kasus dan bantu penegakkan aturan yang telah ditetapkan, pungkas Danrem

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Bengkulu, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Kabinda Bengkulu, Kajati Bengkulu, Wawali Kota Bengkulu, Danlanal Bengkulu, Kadinkes Provinsi Bengkulu, Kalaksa BPBD, Kasad Pol PP Provinsi Bengkulu, Kadinsos Provinsi Bengkulu, Kakesbangpol Provinsi Bengkulu, Kadikbud Provinsi Bengkulu, Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Ketua FKUB Provinsi Bengkulu, Ketua BMA Provinsi Bengkulu, Dandenkes 02.04.01 Bengkulu, Perwakilan Pasar Kota Bengkulu, dan GM Bencoloen Mall Bengkulu.